Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Transportasi

Dirut Garuda Indonesia: Penumpang Boleh Tak Bermasker Asal Kondisi Sehat

342
×

Dirut Garuda Indonesia: Penumpang Boleh Tak Bermasker Asal Kondisi Sehat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Garuda Indonesia mulai mengimplementasikan ketentuan terbaru terkait dengan pelonggaran protokol kesehatan. Utamanya mengenai persyaratan penggunaan maskerpada saat melaksanakan perjalanan.

Merujuk pada kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 16 Tahun 2023 Tentang Protokol Kesehatan Pelaku Perjalanan Orang Dengan Transportasi Udara Pada Masa Transisi Endemi Covid-19.

Example 300x600

Irfan Setiaputra, Direktur Utama Garuda Indonesia mengungkapkan, dengan diberlakukannya SE Kemenhub tersebut, saat ini Garuda Indonesia siap mengimplementasikan penyesuaian protokol kesehatan pada layanan penerbangan khususnya terkait dengan aturan penggunaan masker bagi penumpang.

“Di mana sesuai dengan ketentuan dari Kemenhub tersebut para penumpang yang dalam keadaan sehat diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (12/6/2023).

Sesuai ketentuan SE Kemenhub tersebut, jika penumpang dalam keadaan tidak sehat atau beresiko Covid-19, maka tetap dianjurkan memakai masker. Selain itu, turut dianjurkan agar menjaga jarak atau menghindari kerumunan orang untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Kebijakan tersebut melengkapi berbagai Ketentuan pelaku perjalanan bagi perjalanan orang dengan transportasi udara di masa transisi endemi Covid-19.Melalui penerapan kebijakan tersebut, awak kabin yang bertugas juga akan mulai mengimplementasikan peniadaan penggunaan masker secara bertahap mengacu pada ketentuan protokol kesehatan yang berlaku.

“Tentunya berbagai penyesuaian penerapan prokes di masa transisi endemi ini akan kami lakukan secara bertahap dengan mengkaji kebutuhan penyesuaian layanan masyarakat ditengah masa adaptasi normalisasi layanan dimasa transisi endemi,” kata Irfan.

Dia menambahkan, kesiapan penerapan penyesuaian prokes melalui optimalisasi berbagai lini layanan ini menjadi upaya untuk menghadirkan pengalaman penerbangan yang dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa. “Upaya ini melalui sinergitas bersama berbagai stakeholder penerbangan baik dalam prosedur pre flight, in flight hingga post flight,” pungkasnya.

 

 

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *