Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Transportasi

Tinjau Persiapan Angkutan Lebaran di Bandara Soetta, Menhub: Baiknya Mulai Mudik H-5

126
×

Tinjau Persiapan Angkutan Lebaran di Bandara Soetta, Menhub: Baiknya Mulai Mudik H-5

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menghimbau masyarakat yang mudik melalui angkutan udara bisa dimulai dari H-10 sampai H-5.  Selain mengantisipasi kepadatan di bandara, hal itu bisa menguntungkan masyarakat karena akan mendapatkan diskon tiket dan keuntungan lainnya. Himbauan tersebut disampaikan langsung Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat meninjau Bandara Soekarno-Hatta dalam kesiaapan Angkutan Lebarang 2024.

Selain meninjau, Menhub juga memimpin rapat koordinasi kesiapan transportasi udara angkutan lebaran 2024 dengan pemangku kepentingan terkait serta melakukan ramp check pesawat Garuda Indonesia dan Lion Air. Ia menyampaikan berbagai antisipasi serta upaya peningkatan layanan untuk menghadapi tingginya jumlah pemudik melalui angkutan udara pada masa angkutan lebaran 2024.

Example 300x600

“Dengan data itu kami selaku regulator sudah membahas dengan teman-teman operator  mengimbau masyarakat untuk menggunakan penerbangan lebih awal, yakni di H-10 sampai H-5. Di situ nanti bisa dapat diskon dan sebagainya,” tuturnya Menhub dilansir dari siaran pers (30/3)

Diketahui, menurut data PT Angkasa Pura , rata-rata jumlah penumpang pada masa angkutan lebaran 2024 (3 April – 18 April 2024) naik 9% dibanding rata-rata penumpang pada hari biasa.

Di sisi lain, operator pesawat juga telah menambah jumlah penerbangan untuk mengakomodir tingginya jumlah pemudik. Di Bandara Soekarno-Hatta, ekstra flight direncanakan sebanyak 1.539, yakni 82 penerbangan internasional dan 1.457 penerbangan domestik.

“Kami memberikan kesempatan kepada operator untuk menambah ekstra flight disertai dengan peningkatan dari sisi pelayanan di bandara. Termasuk di wilayah Indonesia Timur, kami minta operator bisa menjangkau bandara-bandara kecil. Kami dari Kemenhub juga meningkatkan pelayanan di Bandara,” lanjut Menhub.

Terkait tarif tiket pesawat, Menhub mengingatkan kepada para operator untuk tidak melewati tarif batas atas. Sanksi akan diberikan kepada operator yang melanggar aturan tarif batas atas. “Komitmen dari para operator harus kita pegang, itu sebagai suatu bagian pelayanan kita kepada masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut Menhub mengapresiasi sistem monitoring Angkasa Pura Indonesia yang dapat mendeteksi kejadian udara beberapa jam ke depan, seperti kedatangan pesawat dan potensi delay. “Dengan sistem ini, diharapkan antisipasi bisa dilakukan lebih cepat dan delay pesawat dapat ditekan dengan baik,” tutupnya.

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *