PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama Politeknik Transportasi Darat Bali (POLTRADA Bali), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan PT Cahaya Surya Bali Indah (CSBI) selaku dealer resmi Hino wilayah Bali, menggelar seminar keselamatan transportasi bertajuk “Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Armada Angkutan dengan Penerapan Driver Monitoring & Manajemen Perawatan” di Kampus POLTRADA Bali, Jl. Cempaka Putih, Desa Samsam, Tabanan.
Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara industri, regulator, dan institusi pendidikan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan transportasi, sekaligus mendorong efisiensi operasional armada kendaraan niaga di Indonesia. Seminar ini dihadiri oleh Pelaku usaha transportasi, Operator armada, Asosiasi, Institusi Pemerintah, Akademisi, hingga taruna POLTRADA Bali.
“Pendidikan vokasi di bidang transportasi memiliki peran penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri transportasi modern. Kolaborasi dengan dunia industri seperti Hino menjadi langkah positif dalam memperkuat kualitas pendidikan dan praktik keselamatan transportasi,” ungkap Firga Ariani, Direktur POLTRADA Bali dalam siaran pers (12/5).
Dalam industri kendaraan niaga, keselamatan tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan regulasi, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas bisnis. Kondisi pengemudi dan kendaraan yang terpantau dengan baik dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan, menekan downtime, serta meningkatkan efisiensi operasional armada. Karena itu, penerapan driver monitoring dan manajemen perawatan kendaraan menjadi salah satu fokus utama dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan berkelanjutan.
Seminar ini menghadirkan berbagai sesi diskusi, mulai dari tantangan keselamatan transportasi saat ini, praktik terbaik manajemen perawatan kendaraan, integrasi driver monitoring dalam operasional armada, hingga kampanye keselamatan transportasi. Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan panel discussion dan sesi tanya jawab interaktif antara narasumber dan peserta.
“Safety adalah tanggung jawab bersama. Keselamatan transportasi tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak saja, tetapi membutuhkan kolaborasi antara operator, pengemudi, industri, regulator, dan masyarakat untuk menciptakan budaya keselamatan yang lebih baik,” jelas Ahmad Wildan, Senior Investigator KNKT.
Melalui kegiatan ini, Hino berharap dapat terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan standar keselamatan transportasi di Indonesia. Sejalan dengan konsep Total Support, Hino tidak hanya menghadirkan kendaraan niaga yang andal, tetapi juga mendukung pelanggan melalui edukasi keselamatan, layanan purna jual, serta solusi operasional yang membantu menjaga uptime kendaraan dan efisiensi bisnis pelanggan.
“Bagi Hino, keselamatan bukan hanya mengenai kendaraan, tetapi juga bagaimana memastikan operasional pelanggan berjalan dengan aman, efisien, dan produktif. Karena itu, Hino terus mendukung peningkatan kesadaran keselamatan melalui edukasi, penerapan manajemen perawatan kendaraan, serta pengembangan kompetensi pengemudi”, tutup Tomoki Hattori, Marketing Director HMSI.
Dengan dimulainya kolaborasi antara Hino Academy dan Poltrada, maka akan mempermudah Perusahaan transportasi truk maupun bus untuk mendapatkan pelatihan pengemudi dan manajemen perawatan kendaraan di area Bali dan sekitarnya.



















