PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) terus berkomitmen meningkatkan keselamatan berkendara bagi para pelaku industri transportasi dan logistik. Guna mewujudkan ekosistem berkendara yang aman, efisien, dan terpantau, PT IAMI mengajak seluruh konsumen untuk memanfaatkan integrasi teknologi aplikasi smartphone MyIsuzuID dan sistem telematika Isuzu Link.
Keselamatan berkendara menjadi salah satu aspek penting dalam kelancaran bisnis. Angka kecelakaan yang melibatkan kendaraan niaga sering kali dipicu oleh faktor kelalaian manusia, kelelahan pengemudi, hingga kondisi darurat pada mesin yang terlambat diantisipasi. Melalui aplikasi MyIsuzuID dan dukungan Isuzu Link, para pemilik usaha kini memiliki kendali penuh secara real-time untuk memitigasi risiko tersebut langsung dari genggaman.
“Bagi kami keselamatan berkendara menjadi bagian penting dari keberlangsungan bisnis para pelanggan. Aplikasi MyIsuzuID dan pemanfaatan teknologi telematika Isuzu Link bisa memitigasi kecelakaan selama perjalanan, melalui pemeliharaan kendaraan secara rutin di bengkel resmi dan pemantauan kendaraan secara real-time. Semua ini kami hadirkan dengan harap menjadi solusi konkret bagi pelanggan memaksimalkan bisnisnya dan manifestasi semangat ‘Real Partner, Real Journey’ yang diusung selama ini,” ungkap Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga dalam siaran pers (18/6).
Kehadiran Aplikasi MyIsuzuID membantu menjaga kesiapan armada melalui fitur Jaringan. Pengguna dapat dengan mudah menemukan Bengkel Mitra Isuzu (BMI), Toko Suku Cadang resmi, hingga dealer terdekat. Semua lokasi ini sudah dilengkapi dengan titik koordinat maps digital untuk panduan arah yang akurat, serta nomor telepon dealer yang dapat dihubungi dalam kondisi darurat. Layanan terintegrasi ini memastikan armada Isuzu Partner selalu dalam kondisi prima dan layak jalan.
Melalui aplikasi MyIsuzuID, pelanggan juga bisa mengakses Isuzu Link untuk memantau operasional kendaraan dimanapun dan kapanpun. Sistem telematika ini tidak hanya sekedar memantau kendaraan, namun juga bisa memberikan beberapa informasi penting dari segi pengemudi sampai kendaraan.
Fitur Driver Safety Behaviour & Diagnostic Trouble Code di Isuzu Link mampu memantau sekaligus memperbaiki pola berkendara para pengemudi di lapangan. Melalui fitur cerdas ini, sistem akan memberikan data akurat mengenai perilaku berkendara yang berisiko, seperti overspeed (melebihi batas kecepatan) dan perilaku berkendara tidak aman (unsafe driving). Pemilik armada juga akan mendapatkan notifikasi otomatis apabila kendaraan memasuki area rawan dengan risiko kecelakaan tinggi.
Tidak kalah penting, aplikasi ini dilengkapi dengan peringatan durasi mengemudi. Sistem akan memberikan alarm pengingat jika pengemudi telah berkendara terlalu lama tanpa beristirahat, yang menjadi salah satu pemicu utama kelelahan (fatigue) di jalan raya. Isuzu Link juga bisa memantau kendaraan yang idling terlalu lama karena berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar.
Di sisi lain, jika terjadi kendala teknis pada mesin saat armada sedang beroperasi, fitur Error Code akan langsung mendeteksi masalah tersebut dan memberikan peringatan dini kepada pemilik usaha. Dengan demikian, solusi dan tindakan perbaikan dapat segera diambil sebelum kerusakan berdampak pada keselamatan di jalan.
“Melalui integrasi data yang transparan melalui fitur Data Integration atau Application Programming Interface (API), manajemen perusahaan dapat menyelaraskan seluruh data operasional Isuzu Link dengan kebijakan keselamatan internal maupun standar eksternal mitra bisnis. Isuzu percaya dengan kombinasi antara armada yang tangguh, pemantauan teknologi yang ketat, dan kesiapan layanan purnajual, angka kecelakaan kerja di jalan raya dapat ditekan secara signifikan sekaligus meningkatkan produktivitas bisnis konsumen,” pungkas Rian.



















