Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Logistik

Refleksi 5 Tahun WiLAT Indonesia: Perempuan yang Berkarir di Logistik Punya Tahan Banting

92
×

Refleksi 5 Tahun WiLAT Indonesia: Perempuan yang Berkarir di Logistik Punya Tahan Banting

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Women In Logistics and Transport (WiLAT) Indonesia merayakan hari digelar pada Kamis, 23 April 2026, di Auditorium Perpustakaan Nasional. Acara ini mengangkat tema “Navigating Logistics Disruption Amid Rising Geopolitical Tensions” yang menyoroti tantangan industri logistik di tengah dinamika global. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para profesional, wirausaha, serta pemimpin perempuan dari berbagai sektor di Indonesia.

“WiLAT itu memiliki empat pilar plus satu, yakni leadership, empowerment, entrepreneurship, mentorship dan sosial. Itu menjadi capaian dan kegiatan yang sudah dilakukan WiLAT lima tahun terakhir. Jadi kami mengembangkan jiwa leadership, pemberdayaan perempuan, menumbuhkan kewirausahaan sekaligus mentoring langsung. Kemudian memberi kontribusi sosial,”ucap Numaria Sarosa, Ketua WiLAT Indonesia.

Example 300x600

Meski begitu, ia mengakui masih belum banyak perempuan yang terlibat di industri logistik dengan beragam faktor. Salah satunya tingkat kepercayaan diri yang rendah sehingga kini keterlibatan perempuan di industri logistik tercatat baru belasan persen, sisanya didominasi pria.

“Sampai saat ini di tingkat global pun, perempuan yang terlibat di industri logistik hanya yang punya kepercayaan diri tinggi. Perempuan yang tahan banting, perempuan yang punya resilience tinggi,”imbuhnya.

Menurut pengamatan  WiLAT, sebagian besar perempuan lulusan studi logistik hanya 50% yang berkarir sesuai jurusan. Kemudian, di level jenjang karir, hanya sekitar 15% yang mampu naik jabatan di level leader. Dalam kondisi tersebut, maka WiLAT hadir untuk mendorong keterlibatan dan peran perempuan di industri logistik semakin besar.

Sementara itu, terkait tema diskusi yang diusung dalam peringatan kali ini menekankan pentingnya adaptasi dan strategi dalam menghadapi disrupsi rantai pasok akibat ketegangan geopolitik. Para peserta diajak untuk memahami perubahan lanskap logistik global sekaligus menggali peluang inovasi di tengah ketidakpastian.

Diskusi yang dihadirkan juga diharapkan mampu memberikan perspektif baru bagi pelaku industri.Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi panel yang menghadirkan sejumlah tokoh perempuan berpengaruh di bidang logistik dan transportasi. Para pembicara membahas isu strategis serta berbagi pengalaman dalam menghadapi tantangan industri.

Selain diskusi panel, acara juga diisi dengan sesi networking yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperluas relasi profesional. Interaksi antar peserta menjadi salah satu agenda penting guna memperkuat kolaborasi lintas sektor. Suasana acara berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif dari para undangan.

Pengisi acara terdiri dari para pemimpin perempuan, praktisi industri, dan wirausaha yang telah berpengalaman di bidang logistik dan transportasi. Mereka tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga berbagi insight mengenai kepemimpinan perempuan dalam menghadapi perubahan global. Kehadiran para tokoh ini menjadi daya tarik tersendiri dalam peringatan HUT ke-5 WiLAT Indonesia.

Melalui perayaan ini, WiLAT Indonesia berharap dapat terus mendorong peran perempuan dalam industri logistik dan transportasi yang semakin kompleks. Organisasi ini juga berkomitmen untuk menjadi wadah kolaborasi dan pengembangan kapasitas bagi para anggotanya. Momentum ulang tahun kelima ini menjadi refleksi sekaligus langkah maju untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *