Menteri Basuki: Jalan Tol Semarang-Demak Juga Jadi Tanggul Laut Cegah Banjir Rob

By TransGO 22 Sep 2021, 19:00:00 WIB Transportasi
Menteri Basuki: Jalan Tol Semarang-Demak Juga Jadi Tanggul Laut Cegah Banjir Rob

Pembangunan infrastruktur salah satu prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024. Dengan adanya hal itu, akan membawa kemajuan-kemajuan terhadap berbagai aspek di suatu daerah terkait di masa mendatang. Hal tersebut diungkapkan Menteri Basuki dalam keynote speech secara virtual pada Forum Internasional Integrated Infrastructure Development (InFInID)  2021.

 

"Pembangunan infrastruktur tidak bisa berdiri sendiri, namun harus dikoneksikan dengan pengembangan wilayah-wilayah produktif seperti area industri, pariwisata, bandara, dan pelabuhan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga berusaha sebaik mungkin memperhatikan aspek pelestarian lingkungan mulai dari tahap desain, konstruksi, operasi, dan pemeliharaan," terangnya dalam siaran pers (22/9).

Baca Lainnya :

Sebagai contoh, Menteri Basuki mengatakan pembangunan 61 bendungan yang dilaksanakan Kementerian PUPR pada 2020-2024 diikuti dengan rehabilitasi 2 juta hektar (ha) sistem irigasi dan pembangunan 500 ha sistem irigasi baru, sehingga meningkatkan suplai air ke sawah petani. 

"Kementerian PUPR juga terus melakukan upaya peningkatan produksi energi terbarukan dari bendungan, yakni pemanfaatan lahan bendungan untuk panel surya dan pengembangan hydropower untuk menghasilkan listrik," ujarnya. 

Di bidang konektivitas, Menteri Basuki mengatakan pembangunan jalan tol dipastikan terhubung dengan area-area produktif seperti Jalan Tol Trans Sumatera yang terhubung dengan area industri dan pelabuhan, Tol Trans Jawa yang dibangun untuk mendukung konektivitas area industri seperti Jababeka, Karawang, Subang dan Batang. 

"Di bidang konektivitas, Kementerian PUPR saat ini juga tengah membangun Jalan Tol Semarang-Demak yang juga berfungsi sebagai tanggul laut. Diharapkan jalan tol ini dapat menjadi solusi banjir rob yang sering terjadi di jalan nasional Semarang-Demak dan menyebabkan kemacetan. Ditargetkan pembangunannya rampung sebagian pada Juni 2022,"ucapnya.

Dalam pengendalian banjir rob Semarang, Menteri Basuki juga mengatakan Kementerian PUPR terus melanjutkan pembangunan infrastruktur yang terpadu dari hulu ke hilir. "Di Semarang pada bagian hulu dibangun Bendungan Jatibarang, kanal banjir, normalisasi sungai, tanggul laut, stasiun pompa, kolam retensi, termasuk Bendung Gerak Kanal Banjir Barat," tambahnya.

Teks: Redaksi

Foto: Pemprov Jateng

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment