Kemenhub Tambah Program Angkutan Udara Perintis, 224 Rute Penumpang dan 41 Rute Kargo

By TransGO 13 Jan 2022, 10:34:48 WIB Logistik
Kemenhub Tambah Program Angkutan Udara Perintis, 224 Rute Penumpang dan 41 Rute Kargo

Kementerian Perhubungan menambah Program Angkutan Udara Perintis Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada tahun ini. Pada 2022, penyelenggara angkutan udara perintis akan dilayani oleh 21 Koordinator Wilayah (Korwil) dengan jumlah rute penumpang sebanyak 244 rute penerbangan dan angkutan udara perintis kargo sebanyak 41 rute serta 1 rute subsidi angkutan udara kargo.

"Sebelumnya pada 2021, hanya dilayani 20 Korwil dengan jumlah rute penumpang sebanyak 208 rute penerbangan dan angkutan udara perintis kargo sebanyak 38 rute, serta 1 rute subsidi angkutan udara kargo," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto dalam siaran pers (12/1).

Perintis Program Angkutan Udara Perintis ini merupakan fokus pemerintah dalam meningkatkan konektifitas dan mengatasi persoalan logistik di daerah terpencil, tertinggal, terluar dan perbatasan (3TP). Dengan demikian, masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dan keberlangsungan logistik.

Baca Lainnya :

Penerbangan perdana angkutan udara perintis baik penumpang maupun kargo pada 2022 telah dimulai di beberapa Korwil seperti di Bandar Udara Sumenep di Jawa Timur, Bandar Udara Langgur di Maluku, Bandar Udara Mozes Kilangin di Mimika Papua, Bandar Udara Gunung Sitoli, Bandar Udara Sibisa di Sumatera Utara, dan Bandar Udara Andi Jemma di Luwu Utara Sulawesi Selatan.

“Diharapkan program ini dapat meningkatkan konektifitas dan menekan disparitas harga barang di wilayah 3TP, sehingga tidak ada lagi perbedaan harga barang pokok,” katanya. Novie berharap program ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya di wilayah-wilayah dengan akses terbatas.

 “Pelaksanaan kegiatan angkutan udara perintis tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah dan operator penerbangan. Untuk itu, masing-masing Korwil dan operator penerbangan yang telah ditetapkan melalui hasil pelelangan, untuk tetap konsisten dan bertanggung jawab sehingga, kegiatan angkutan udara perintis ini dapat berjalan dengan baik dan lancar," tutupnya.

 

Teks: Redaksi

Foto: Kemenhub




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment