Hari Jadi ke 276 Tahun , Pos Indonesia Perkenalkan Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

By TransGO 22 Sep 2022, 10:00:27 WIB Logistik
Hari Jadi ke 276 Tahun , Pos Indonesia Perkenalkan Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Rangkaian acara perayaan ulang tahun ke-276 PT Pos Indonesia (Persero) masih berlanjut dengan kegiatan peresmian kampus Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) Bandung, Jawa Barat (Jabar).  Kampus tersebut merupakan hasil merger dari dua institusi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI), yaitu Politeknik Pos Indonesia (Poltekpos) dan Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia (STIMLOG).

Poltekpos berdiri pada 2001 dan saat ini memiliki 10 program studi (prodi). Sementara, STIMLOG berdiri pada 2013 atau berusia 9 tahun dan mempunyai dua prodi. Proses merger Poltekpos dan STIMLOG menjadi ULBI berhasil dilakukan dengan penerbitan Surat Keterangan (SK) Penggabungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) No 334/E/O/2022 pada 24 Mei 2022.

Usai penggabungan, ULBI pun memiliki 15 prodi yang terwadahi dalam dua fakultas. Pertama, Fakultas Logistik, Teknologi, dan Bisnis dengan lima prodi serta memiliki 1.097 mahasiswa. Kedua, Sekolah Vokasi yang memiliki 10 prodi dengan 2.980 mahasiswa. Jumlah keseluruhan mahasiswa ULBI mencapai 4.077 orang.

Baca Lainnya :

Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi menjelaskan, saat ini, ULBI memiliki Center of Technology, Business Incubator, 9 Laboratorium di Fakultas Logistik, Teknologi dan Bisnis, 10 Laboratorium Komputer di Sekolah Vokasi, Pusat Studi ASEAN, Fasilitas Olahraga dan Kesenian lengkap, program exchange student dengan Republic Polytechnic Singapore, Digital Talent Program, serta Entrepreneurship Program setiap tahun.

 Ia melanjutkan bahwa pihaknya mempunyai cita-cita agar ULBI bisa menjadi Center of Excellent in Logistics Business and Technology Digital University melalui fokus utama pendidikan pada konsentrasi di bidang logistik, supply chain, e-commerce, dan bisnis. Dalam bidang penelitian, saat ini ULBI memiliki sekitar 100 memorandum of understanding (MoU) dengan berbagai lembaga swasta, industri, dan pemerintah.

“Kami juga tengah melakukan pengembangan Digital University melalui program Enterprise University Information System (EUIS), ULBI Official Apps, Artificial Intelligence Governance ULBI, dan Intelligence Service University Integrator (ITEUNG),” jelasnya dalam siaran pers (19/9).

Lebih lanjut Faizal menjelaskan bahwa dalam lima tahun terakhir, ULBI telah mencetak sejumlah berprestasi, baik akademik maupun nonakademik, seperti tiga penghargaan pada 2015, lima penghargaan pada 2016, 21 penghargaan pada 2017, 14 penghargaan pada 2018, dan 10 penghargaan pada 2019.

Faizal menjelaskan bahwa Sidarto menjadi sosok penting di balik peluncuran ULBI karena telah memberi rekomendasi kepada Kemendikbud Ristek untuk mengeluarkan lisensi ULBI. “Tidak hanya itu, sebagaimana fokus Pos Indonesia, dengan adanya ULBI, kami bisa ikut mendukung di sektor pendidikan. Kami akan perkuat BUMN, khususnya di sektor logistik melalui ULBI. Tanpa beliau (Sidarto), ULBI tidak akan ada,” pungkasnya.

 

Teks: Redaksi

Foto: Pos Indonesia 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment