GIIAS 2021, GAIKINDO: Momentum Bangkit Pasca Penjualan Terpuruk Hanya 5.000 Unit Per Bulan

By TransGO 22 Okt 2021, 16:45:04 WIB Wawancara Eksklusif
GIIAS 2021, GAIKINDO: Momentum Bangkit Pasca Penjualan Terpuruk Hanya 5.000 Unit Per Bulan

 GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) dipastikan hadir kembali pada 11-21 November 2021, setelah vakum karena terdampak pandemi Covid-19. Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi di hadapan awak media menyampaikan kondisi industri otomotif setahun terakhir yang sempat terpuruk dengan penjualan hanya 5.000 unit pada April 2020.

Dalam sambutannya ketika membuka konfrensi pers GIIAS 2021 di Jakarta (21/10), pihaknya berterima kasih atas program Insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DPT). Program ini diklaim efektif mendongkrak penjualan produk otomotif hingga kembali stabil di angka 85.000 unit per bulan.

 

Baca Lainnya :

 Berikut petikan lengkap, konfrensi pers bersama Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi:

 

Semua orang bilang bahwa dalam kondisi ekonomi yang sangat terpuruk, maka yang pasti akan mati adalah industri otomotif. Dengan bangga saya katakan bahwa industri otomotif bisa bertahan. Bahkan hingga saat ini tidak ada satu pun PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) di industri otomotif. Kecuali, pegawai-pegawai kontrak yang habis masa kerjanya tidak diperpanjang lagi.

 

Atau pun juga yang sifatnya outsourching, kemudian tidak diperpanjang lagi. Tapi secara over all tidak ada PHK masal di industri otomotif. Kita tahu industri ini merupakan lokomotif, di mana menarik gerbong yang cukup banyak. Ada industri komponen hingga industri pembiayaan.

 

Luar biasa support dari pemerintah, karena selama masa pandemi pabrik mobill tidak ditutup. Hanya berjalan secara bersenggang, sementara di negara lain dilburkan dua minggu sampai tiga minggu. Sedangkan di Indonesia luar biasa, pabrik kita tetap jalan dengan kapasitas produksi kita tekan.

 

Oleh karenanya, wajar jika ada konsumen yang sampai sekarang belum mendapatkan mobil impiannya karena harus mengantri. Sebab pada saat ini kita masih aktif merekrut kembali pengawai-pegawai untuk berkerja.  Hal ini tak lepas dari dukungan Kementerian Perindustrian dengan memberikan insentif spesial, insentif PPnBM DPT.

 

Penjualan kita sebelum pandemi, rata-rata sebulan 90.000 ribu unit, tapi saat pandemi persisnya April 2020, hanya mampu menjuak 5.000 unit per bulan.Hasilnya, bulan Agustus – September 2021 penjualan kita sudah kembali di angka 85.000 unit.  Dan itu jadi sorotan, Thailand terpuruk, Vietnam terpuruk dan Malaysia juga terpuruk. Kita yang justru bangkit dulu. Oleh sebab itu, pameran GIIAS 2021 menjadi output, titik balik bangkitnya ekonomi Indonesia.

 

Terkait Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2021 sudah mulai berlaku 16 Oktober 2021 . Berlakunya PP 74 ini berpengaruh terhadap pajak kendaraan mewah, karena kendaraan yang memiliki emisi gas buang buruk maka dikenakan pajak tinggi.

 

Justru bagusnya, karena pemerintah sekarang masih menerapkan PPnBM DPT, maka PP 74 untuk kendaraan-kendaraan yang masuk dalam program PPnBM DPT. Yaitu kendaraan di bawah 1500 cc dan 1500 cc sampai 2500 cc yang 60% produksi lokal, itu pajak mewahnya masih ditanggung pemerintah.

 

Dengan kata lain, bahwa PP 74 atau PPnBM DPT untuk emisi gas buang mulai berlaku Januari 2022. Sedangkan untuk mobil LCGC, yang tidak tercover PPnBM DPT karena pajaknya sudah 0%.Sayangnya dengan adanya PP 74, kemungkinaan harga jualnya malah naik.

 

GAIKINDO sedang siapkan programnya agar Kementerian Industri juga memberikan perhatian, sebab berpotensi mengganggu penjualan. Untuk itu, ini momentum tepat untuk membeli mobil, karena mobil seperti Avanza, Xpander dan sejenisnya, pajaknya akan naik Januari 2022.

 

Diketahui, dalam GIIAS 2021 akan ada puluhan merek termasuk jajaran kendaraan penumpang dan kendaraan komersial, yakni; Audi, BMW, Daihatsu, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, KIA, Lexus, Mazda, MG, Mini, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, VW, Wuling, serta dari kendaraan komersial, Isuzu, Hino, Mitsubishi Fuso, dan Scania.

Semuanya akan dapat dilihat dan dibuktikan langsung kelebihannya sepanjang pameran nanti.Sementara dari industri pendukung, lebih dari 100 merek, termasuk sepeda motor telah mencatatkan komitmennya untuk juga menghadirkan yang terbaru dan terbaik pada GIIAS 2021.

Seluruh pihak yang hadir harus menjaga protokol kesehatan selama berkunjung ke GIIAS 2021. Dalam kondisi sehat, sudah menjalani vaksin lengkap 2x dosis, terdaftar diaplikasi pedulilindungi, selalu menggunakan masker medis, secara berkala mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak.

 

Teks:  Redaksi

Foto: Seven Event




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment