Biosolar Langka, Aptrindo: Wajar Harga Minyak Sawit Naik, Pertamina Kesulitan Hitung Subsidinya

By TransGO 19 Okt 2021, 12:00:00 WIB Transportasi
Biosolar Langka, Aptrindo: Wajar Harga Minyak Sawit  Naik, Pertamina Kesulitan Hitung Subsidinya

Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) menduga langkanya biosolar subsidi disebabkan kenaikan harga minyak sawit yang merupakan bahan baku biosolar. Diketahui,  terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis biosolar hampir di seluruh pulau Sumatera, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Situasi ini kerap terjadi di triwulan terakhir setiap tahunnya. “Kalau Biosolar kosong sih bisa dimaklumi ya. Mungkin saja berkaitan dengan kenaikan harga minyak sawit sebesar 75%. Sehingga membuat biaya produksi biosolar melejit,”ucap Bambang Widjanarko, Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Asosiasi, Humas dan Media DPD Aptrindo Jateng & DIY.

Ia menambahkan, karena biosolar menggunakan campuran 30% FAME (Fatty Acid Methyl Ester) sebagai campuran yang terbuat dari minyak sawit.Kemungkinan besar Pertamina kesulitan menghitung subsidinya, mengingat dengan naiknya harga minyak sawit berpotensi merugikan.

Baca Lainnya :

“Dan harus dirapatkan dulu dengan Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan, bagaimana cara menutupi kerugian akibat kenaikan besarnya subsidi,”terangnya. Sebelumnya, Aptrindo DPD Jateng & DIY melaporkan kelangkaan biosolar membuat truk dan bus antar kota antar propinsi (AKAP) terpaksa harus mengantri dan membuang waktu dalam perjalanannya.

Sebagai solusi Aptrindo mengusulkan agar Pertamina memperketat pengawasan terhadap semua SPBU di seluruh Indonesia.  Agar tidak terjadi kebocoran penjualan BBM bersubsidi ke pihak yang tak semestinya. Kemudian, pemerintah perlu menerbitkan peraturan yang memperbolehkan hanya kendaraan umum plat kuning saja yang bisa menikmati subsidi BBM.

Teks: Redaksi

Foto: Istimewa




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment