Biaya Logistik Mahal, Erick Thohir Minta Pelabuhan di Indonesia Jadi Super Hub ASEAN

By TransGO 25 Nov 2021, 09:31:44 WIB Pelabuhan
Biaya Logistik Mahal, Erick Thohir Minta Pelabuhan di Indonesia Jadi Super Hub ASEAN

Menteri Badan usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bisa menjadikan pelabuhan di Indonesia sebagai super hub di kawasan Asean. Dalam mengejar target tersebut, Erick membeberkan lima sasaran pengembangan industri pelabuhan di Indonesia pasca penggabungan Pelindo I-IV.

 “Sejak penggabungan Pelindo, BUMN punya 5 sasaran pengembangan industri pelabuhan, gimana meningkatkan daya saing global, kita gak mau cuma jadi Hub tapi Super Hub, toh kita kaya dengan Sumber Daya Alam dan market,” katanya dalam sebuah  webinar (23/11).Seperti diketahui, salah satu penopang logistik kelautan di Indonesia dipegang oleh Pelindo.

Lewat mergernya Pelindo menjadi salah satu nilai jual yang menarik karena mampu menekan biaya logistik dan meningkatkan potensi persaingan di pasar global. Hal ini jadi prioritas peningkatan operasional dengan mengurangi biaya pelabuhan dan meningkatkan pelayanan jasa pelabuhan.

Baca Lainnya :

Lalu, peningkatan sinergi pengembangan pelabuhan dalam sistem transportasi nasional dan sistem logistik nasional. Dan, peningkatan kapasitas untuk memenuhi kebutuhan serta mendukung pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Serta, pengembangan Sumber Daya Manusia dalam industri pelabuhan.

“Peningkatan efisiensi operasional apakah nanti namanya clean management, biaya mahal dan korupsi-korupsi (dipangkas), dan saya yakin direksi dan komisaris Pelindo yang baru punya komitmen itu,” imbuhnya.

Ia menambahkan, meningkatkan daya saing sebagai negara. Saat ini, biaya logistik di Indonesia masih merupakan yang tertinggi dibandingkan negara-negara tetangga lainnya.“Biaya logistik kita masih mahal, 23 persen dari GDP, masih tinggi tentu dibandingkan negara lain, singapura 8 persen India 13 persen, Malaysia 13 persen, kenapa kita tak bisa?,” pungkasnya.

Teks: Redaksi

Foto: Istimewa 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment