Universitas Kristen Petra dan SPIL Dirikan Laboratorium Logistik, Wadah Belajar hingga Praktek

By TransGO 22 Nov 2021, 10:00:00 WIB Logistik
 Universitas Kristen Petra dan SPIL Dirikan Laboratorium Logistik, Wadah Belajar hingga Praktek

Universitas Kristen Petra (UK Petra) dan PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) meresmikan laboratorium logistik pada hari Jumat 19 November 2021.  Laboratorium ini  bertujuan sebagai sarana penyampaian ilmu dan pengalaman secara riil di bidang logistik. Nantinya, para mahasiswa bisa memperlajari terkait alur logistik, pengajaran simulasi pengiriman barang, hingga berbagai jenis praktikal.

Harapannya, tidak hanya paham dengan konsep dan teori dari SME SPIL, tetapi menjalani praktik di dunia shipping. Menurut Rektor UK Petra, Djwantoro Hardjito, pihaknya sangat antusias dengan dibukanya laboratorium logistik yang baru ini. Sebagai wujud kerjasama erat dengan industri terkemuka yang bergerak di bidang logistik.

 "Khususnya dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas oleh Mas Menteri, sinergi antara kampus dan dunia industri sangat diperlukan," ujarnya dalam siaran pers (20/11).Ia menambahkan bahwa PT SPIL sebagai salah satu pelaku utama industri di bidang logistik menilai, kerjasama ini amat tepat, dan bahkan diharapkan akan terus berkembang di waktu-waktu mendatang dengan inovasi-inovasi yang baru dan saling menguatkan.

Baca Lainnya :

Sementara itu, Widarta Liunanda  VP PT SPIL, laboratorium tersebut akan menjadi tempat sharing knowledge dari karyawan SPIL kepada mahasiswa. Memberikan bimbingan project penelitian yang dijalankan, atau bertanya seputar kegiatan lainnya yang dijalankan bersama antara SPIL dan UK Petra. Kerjasama yang telah berjalan kurang lebih dua tahun ini adalah salah satu bentuk sinergi antara pendidikan dan industri.

 Hubungan simbiosis mutualisme dimana perguruan tinggi mempersiapkan SDM yang sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh industri dan industri memberikan pengalaman dan pengetahuan pada pembelajar. Misalnya saja terbukanya program magang, peluang yang lebih besar untuk bekerja di PT SPIL, ataupun berkesempatan untuk terjun langsung di bidang pengiriman logistik.

 Sedangkan bagi karyawan SPIL, mendapat kesempatan untuk belajar kembali yang tentunya dari pengajar berkualitas UK Petra seperti webinar atau green belt training sebagai bekal karyawan. Djwantoro pun berharap dengan adanya lab ini, mendekatkan proses pembelajaran di Prodi Teknik Industri UK Petra dengan tantangan nyata atau riil di dunia kerja.

Mahasiswa pun bisa memperoleh pengalaman langsung, belajar menjalankan industri logistik yang berkembang amat pesat akhir-akhir ini, utamanya di masa pandemi. Harapan yang sama, SPIL pun ingin agar rekan mahasiswa dapat mengenal 'Logistics' dengan benar, terutama dalam hubungannya dengan konsep Indonesia sebagai negara kepulauan.

 

Teks: Redaksi

Foto: Istimewa 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment