Lewat Spionam, Kini Masyarakat Bisa Cek Legalitas Angkutan Umum dan Kelayakan Kendaraan

By TransGO 01 Jul 2022, 14:26:23 WIB Transportasi
 Lewat Spionam, Kini Masyarakat Bisa Cek Legalitas Angkutan Umum dan Kelayakan Kendaraan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) mengajak masyarakat untuk menggunakan Spionam (Sistem Perizinan Online Angkutan dan Multimoda (Spionam). Spionam dapat mempermudah masyarakat untuk memeriksa validitas angkutan umum yang akan digunakan apakah sudah terdaftar atau belum.

Dalam Spionam tersebut, dicantumkan kapan masa berlaku uji kendaraan juga masa berlaku kartu pengawasan kendaraan tertentu. “Dengan menggunakan Spionam maka pengawasan terhadap pelayanan angkutan pariwisata juga secara tidak langsung dilakukan oleh masyarakat dan ini diyakini akan lebih efektif karena masyarakat juga sebagai pengguna angkutan pariwisata," ungkap Suharto, Direktur Angkutan Jalan dalam siaran pers (30/6).

Ia juga menanggapi maraknya kecelakaan lalu lintas yang sering kali melibatkan bus pariwisata. Menanggapi hal ini, pihaknya akan meningkatkan pengawasan bus pariwisata.“Seiring dengan maraknya kecelakaan lalu lintas khususnya bus pariwisata, kami di Direktorat Jenderal Perhubungan Darat akan menambah pengawasan bagi bus baik AKAP maupun pariwisata,” tambahnya.

Baca Lainnya :

Terlebih, menurutnya, baru pada Minggu (26/6) lalu terjadi kecelakaan beruntun di Tol Purbaleunyi KM 92 arah Jakarta.Dalam keterangannya tersebut, Suharto menyatakan bahwa Ditjen Hubdat bersama-sama dengan pemerintah daerah akan mengawasi operasional angkutan Pariwisata termasuk kehadiran bus dan awak bus pada obyek wisata.

“Kami bersama dengan pemerintah daerah akan melakukan sejumlah upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas bagi angkutan bus, salah satunya dengan kampanye keselamatan transportasi. Sasaran kampanye keselamatan kami ini yaitu untuk para operator bus maupun pengemudi,” ucap Suharto.

Khusus pelayanan angkutan pariwisata, saat ini sudah memasuki tahapan darurat keselamatan sehingga dalam waktu dekat Kemenhub akan membuat MoU sebagai komitmen bersama dari pemangku kepentingan seperti Kemenhub, Kementerian PUPR, Kemenparekraf, dan Korlantas Polri. Institusi ini akan bekerja sesuai tupoksinya masing-masing dalam kurun waktu dan obyek yang sama.

 

Teks: Redaksi

Foto: Istimewa




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment